|
Sriwijaya Post - Rabu, 17 Februari 2010 22:01 WIB
MUSIRAWAS - Pemkab Musirawas akan mensubsidi operasional Bandara Silampari sebesar Rp 10 miliar. Dana yang dianggarkan melalui APBD tersebut bisa digunakan untuk subsidi tiket pesawat termasuk untuk block shit atau kursi kosong. Plt Kepala Dinas Perhubungan Komunilasi dan Informasi Musirawas Ari Narsa mengatakan, Pemkab Musirawas mematok harga tiket maksimal Rp 600 hingga 700 ribu per tiket. Namun jika nantinya berdasarkan penghitungan Departemen Perhubungan dan tender dengan maskapai harga tiket melebihi angka tersebut, maka selisihnya akan disubsidi Pemkab, termasuk jika ada block shit atau kursi penumpang yang kosong, maka akan dibayar melalui dana subsidi Disebutkan, pengoperasian bandara Silampari untuk penerbangan reguler, tujuan Bandara Soekarno Hatta dijadwalkan April 2010. Saat ini sudah ada tiga maskapai yang mengajukan penawaran untuk mengikuti tender, antara lain Riau Airlines, Bali Air dan Wings Air. Untuk tahap pertama penerbangan, dijadwalkan tiga kali dalam seminggu, pulang dan pergi (PP). “Namun kita lihat animo masyarakat, jika cukup besar, maka bisa dilakukan penerbangan setiap hari pulang pergi,” katanya. Dijelaskan, secara teknis Bandara Silampari sudah layak untuk dioperasikan. Peralatan navigasi sudah dilengkapi, termasuk peralatan pendukung seperti mobil pemadam kebakaran (PBK) yang selalu stand by di bandara. Sedangkan untuk ambulance, sementara akan digunakan mobil Dinas Kesehatan. Sedangkan kelengkapan bandara seperti metal detector mau pun X-Ray, sudah tersedia. “Jadi prinsipnya, bandara siap dioperasikan, tinggal menunggu proses tender yang dijadwalkan April sudah selesai,” katanya. http://www.sripoku.com/view/27484/bandara_disubsidi_rp_10_m
|