|
Musi Rawas, Pelita
Program pemerintah pusat memberdayakan masyarakat melalui program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) Ris-Mandiri yang pelaksanaan teknisnya dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya, di Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan untuk tahun anggaran 2009 yang baru saja berlalu terealisasi 100 persen.
Demikian disampaikan Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Musi Rawas Ir. Karyazid Helmi SF didampingi Kepala Bidang Tata Ruang yang juga sebagai petugas pelaksana teknis kegiatan (PPTK) DPU Cipta Karya Musi Rawas P. Sujatmiko. S.Si di ruang kerjanya (17/2) kepada Pelita.Menurut Sujatmiko, program PNPM yang perencana-annya dilakukan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Musi Rawas ini, dilaksanakan DPU Cipta Karya Musi Rawas berdasarkan keputusan menteri (Kepmen) Nomor 274 tahun 2009.
Untuk Kabupaten Musi Rawas. demikian Sujatmiko, program PNPM dilaksanakan di 54 desa, masing-masing desa mendapat bantuan dana sebesar Rp250 juta, dengan sumber dana APBN yang merupakan bantuan luar negeri melalui Asian Development Bank (ADB).Dana dari pemerintah pusat, lanjut Sujatmiko, masuk ke rekening kelompok masyarakat desa atau OMS yang melaksanakan program ini. Dan dalam pelaksanaan program, OMS didampingi konsultan supervisi."Kita patut bersyukur, program PNPM di Musi Rawas dapat terealisasi seratus persen tanpa ada masalah negatif yang timbul di lapangan," kata Sujatmiko.
Dikonfirmasi tentang program PNPM tahun anggaran 2010 ini, Sujatmiko mengatakan bahwa Kabupaten Musi Rawas tahun ini kembali mendapatkan bantuan program PNPM dari pemerintah pusat, namun untuk jumlah desa serta besarnya dana yang diberikan, dia belum dapat berkomentar."Ya nanti kalau sudah ada SK-nya hal itu bisa kita beritahukan," kata Sujatmiko. Dia menambahkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas untuk menjaga serta memelihara bangunan fisik program PNPM yang telah dibangun kelompok masyarakat desa atau OMS ini. (ek-122)
http://bataviase.co.id/node/101978
|