|
Pengoperasian Bandara Silampari Sumsel Ditender |
|
Ditulis oleh Mufti Aziz Ahmad
|
|
Minggu, 07 Maret 2010 17:39 |
|
Musi Rawas, (tvOne) - Pemkab Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan sedang mengadakan proses tender penerbangan pengoperasian Bandara Silampari, yang diikuti tiga maskapai domestik, yaitu Wings Airlines, Riau Airlines dan Bali Airlines. "Saat ini tender penerbangan untuk pengoperasian Bandara Silampari yang diikuti tiga maskapai dalam negeri sedang dalam tahap proses tender. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah final sehingga pada awal April 2010 nanti pemenang tender sudah dapat mengoperasikan penerbangan di daerah ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Rawas, Ari Narsa.
Menurutnya, dari tiga penerbangan yang mengikuti proses tender yang dimulai awal Maret 2010 lalu, sedang dilakukan pemilihan salah satu maskapai yang nantinya dianggap benar-benar mampu mengoperasikan penerbangan dari Lubuklinggau-Jakarta PP secara reguler di Bandara Silampari. Kelayakan akan dinilai dari hal administrasi serta kesiapan armada yang akan digunakan.
Pengoperasian penerbangan dengan rute Lubuklinggau-Jakarta akan menggunakan pesawat jenis Fokker 50, dengan kapasitan penumpang yang dikurangi dari jumlah normal, yaitu 48 orang dari 50 orang kapasitas sebenarnya. Hal ini dilakukan mengingat panjang landasan pacu Bandara Silampari baru 1.350 meter serta lebar 30 meter, yang baru bisa di darati pesawat jenis fokker serta dast 7 yang memiliki kapasitas angkut lebih sedikit dibandingkan pesawat jenis fokker.
Dengan beroperasinya Bandara Silampari nantinya, kata dia, akan memudahkan hubungan antara satu daerah dengan daerah lainnya serta dapat dilakukan dengan cepat dan murah. Selain itu, dengan beroperasinya bandara ini juga diharapkan akan mengundang investor untuk berinvestasi ke daerah itu, dengan mudahnya hubungan orang maupun barang dari Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas serta daerah tetangga lainnya ke wilayah lainnya di Indonesia.
Sejauh ini Pemkab Musi Rawas juga telah menyediakan dana Rp10 miliar untuk menyubsidi maskapai penerbangan di daerah itu secara reguler, terutama untuk membeli kursi yang tidak terjual.
Sementara itu kepala sub bagian Verfikasi Kegiatan pada Dinas Pendapatan Pengeolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Musi Rawas, Yusni Syarkowi menuturkan, saat ini proses tender masih berjalan. Hingga saat ini belum ada berita acara (BA) permintaan pencairan dana yang diajukan pihak pemenang untuk pengoperasian bandara tersebut. (Ant)
http://nusantara.tvone.co.id/berita/view/33971/2010/03/07/pengoperasian_bandara_silampari_sumsel_ditender/
|