|
MUSIRAWAS - Kantor Seksi Logistik Musirawas-Lubuklinggau menargetkan dapat menyerap beras petani lokal 1.600 ton melalui rencana pengadaan Tahun 2010 ini. Target ini lebih rendah dibanding target penyerapan Tahun 2009 lalu, sebanyak 6.000 ton.
Kepala Kantor Seksi Logistik Musirawas-Lubuklinggau, Meizarani didampingi staf operasional, Joko Susilo mengatakan, penurunan target penyerapan Tahun 2010 ini, berdasarkan pertimbangan bahwa di Musirawas relatif sulit mendapatkan beras petani lokal. Karena, beras petani Musirawas banyak diminati pembeli dari luar daerah, seperti Jambi, Bengkulu hingga Sumbar. Dengan banyaknya peminat, maka harga di pasaran bersaing. Akibatnya, harga pasaran cenderung lebih tinggi dari harga pembelian pemerintah (HPP).
Tapi di Tahun 2010 ini, berdasarkan Inpres No.7 Tahun 2009, HPP ditingkatkan menjadi Rp 5.060/Kg, dari tahun sebelumnya Rp 4.600/Kg. Dengan kenaikan HPP diharapkan tahun ini penyerapan bisa melebihi target, atau lebih banyak dibandingkan Tahun 2009 lalu hanya terserap 1.980 ton,” katanya, Kamis (18/3).
Disebutkan, penyerapan beras direncanakan dimulai awal April 2010. Saat ini, ada empat mitra kerja Bulog yang akan bekerjasama dengan Kansilog setempat untuk pengadaan beras tersebut, yaitu Kelompok Tani Suka Tani, PD AKS, UPGB dan Rice Milling Unit (RMU) Jaya Putra. “Mitra kerja ini masih diverifikasi,” katanya.sripo
http://www.sripoku.com/view/30147/target_serap_1.600_ton_beras
|