|
Musi Rawas, 14/5 (Antara/FINROLL News) - Indeks pembangunan manusia Kabupaten Musi Rawas, terendah di antara 14 kota/kabupaten di Sumatra Selatan, meski pada 2011 pemkab setempat menargetkan kenaikan dari 66,77 persen menjadi 68 persen.
"Pada 2011 Pemkab Musi Rawas menargetkan kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM) dari 66,77 menjadi 68 persen. Namun pada 2015 diharapkan mencapai 75 persen sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2005-2015," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Musi Rawas, Raidusyahri, Jumat.
Ia mengatakan untuk mewujudkan target tersebut pemkab akan melaksanakan beberapa agenda pembangunan secara bertahap di antaranya peningkatan kesejahteraan masyarakat, perekonomian daerah dan pelayanan publik.
Tiga agenda tersebut sesuai dengan visi dan misi daerah itu yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Lalu pembangunan di tingkat pedesaan dan pemukiman, pengurangan ketimpangan pembangunan antar wilayah dan pembangunan perkotaan, peningkatan kualitas kehidupan beragama, perlindungan dan kesejahteraan sosial, pembangunan kependudukan pemuda dan olahraga, serta peningkatan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan keternagakerjaan.
Untuk meningkatkan perekonomian katanya, akan melakukan pengembangan infrastruktur strategis sebagai stimulan perekonomian daerah, pengembangan pertanian sebagai lumbung pangan, pengembangan agropolitan center berikut lima distrik kawasan agropolitan dan pengembangan agroindustri.
Kemudian pengembangan infrastruktur daerah pendukung agropolitan, pemberdayaan koperasi, usaha mikro dan agrobisnis, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta pengembangan pariwisata dan budaya.
Diharapkan dengan adanya peningkatan berbagai sektor kehidupan ini nantinya dapat mendongkrak laju pertumbuhan daerah dalam berbagai sektor, termasuk peningkatan IPM yang saat ini masih terendah di antara 14 kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Selatan.
Sebelumnya Kepala Bidang Penanggulangan dan Evaluasi Bappeda Sumsel Nazarudin Ahmad menjelaskan penentuan IPM suatu daerah ditentukan empat indikator yaitu angka harapan hidup, angka melek huruf, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran perkapita disesuaikan.
Untuk Kabupaten Musi Rawas perkembangan setiap indikator cukup baik yaitu pada 2007 mencapai 64,14 persen dan pada 2008 64,29 persen. Angka melek huruf tidak ada perubahan yakni 69,50 persen.
http://news.id.finroll.com/nasional/nusantara/265765-ipm-kabupaten-musi-rawas-terendah-di-sumsel.html |