Image Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Saya ucapkan selamat dan terima kasih atas selesainya redesain website ini, sebagai wujud upaya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas memberikan layanan informasi lebih komprehensif dan komunikatif, semoga bermanfaat bagi semua.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

H. Ridwan Mukti
Image 
 
Home Informasi Ulin (Kayu besi) Eusideroxylon zwageri Dilindungi di Musi Rawas

Galeri Foto

Aneka Berita

Ulin (Kayu besi) Eusideroxylon zwageri Dilindungi di Musi Rawas
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 15 November 2011 12:35

pohon_ulinBerbagai macam potensi yang ada di Kabupaten Musi Rawas, mulai dari potensi bidang pertanian, perikanan,peternakan, perkebunan, serta pertambangan migas, merupakan sumber daya alam yang ada di Kabupaten Musi Rawas dan sampai saat ini telah memasuki level pengembangan, pembudidayaan juga eksplorasi guna pemanfaatan yang berdampak tepat guna .

Dari berbagai macam sumber daya alam yang ada di kab.Musi rawas terdapat juga potensi kawasan hutan yang di dalamnya banyak ditumbuhi pohon kayu ulin (Eusideroxylon zwager) dari famili lauraceaea, yang banyak dikenal sebagai “kayu besi , kayu hitam” dengan kualitas ketahanan kelas I tidak rentan terhadap cuaca. Jenis kayu ini dahulu banyak digunakan sebagai landasan rel kerta api. Jenis kayu ini terdapat juga di hutan Kalimantan. Juga jenis kayu ini sudah tergolong langka dan dilindungi ,sudah cukup sulit ditemui di negara lain bahkan tidak boleh diperjual belikan lagi.

Pohon-Ulin_mediumDi Musi Rawas jenis kayu ini banyak terdapat di Hutan Adat Bulian Desa Beliti Jaya Kecamatan Muara Kelingi dikenal sebagai kayu bulian rambai,tabulin,telian,belian,atau unglen. Dibawah perhatian Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Kehutanan tetap memelihara dan menjaga populasi pohon jenis ini. Bahkan untuk mempertahankan kawasan wilayah ini di Tahun 2004 H.Ibnu Amin (Bupati Musi Rawas menjabat saat itu)menetapkan kawasan ini sebagai kawasan hutan lindung dan juga hutan adat yang dikeramatkan oleh masyarakat adat disini. Menurut sejarah masyarakat adat kawasan ini dahulu merupakan kebun peninggalan dari kerajaan Ria Lampor / telapak libo yang termasuk didalam marga bulang tengah suku tengah (BTS tengah)yang sekarang Mambang / Bingin jungut. Untuk pelestarian populasi hutan yang berkisar 34 ha ini banyak terdapat jenis kayu ulin dengan ± dim 1,5 meter dengan populasi lebih kurang 20.000 batang dengan ketinggian batang hingga 50 meter sampai sekarang tetap diperhatikan Jagawana dari Dinas Ketutanan Kab.Musi Rawas.
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 16 November 2011 20:56