Image Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Saya ucapkan selamat dan terima kasih atas selesainya redesain website ini, sebagai wujud upaya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas memberikan layanan informasi lebih komprehensif dan komunikatif, semoga bermanfaat bagi semua.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

H. Ridwan Mukti
Image 
 
Home Interaksi 300 KK Masyarakat SP 8 Trikarya Terancam Terisolir

Login Anggota



Artikel Pengunjung

300 KK Masyarakat SP 8 Trikarya Terancam Terisolir
Ditulis oleh Arief Candra S Hut   
Senin, 30 Maret 2009 19:27

Kondisi jembatan gantung yang membelah Sungai keruh yang menjadi satu-satunya alternative masyarakat desa SP 8 Trikarya Kecamatan BTS Ulu dalam mengakut hasil bumi dari lahan perkebunan ke pemukiman saat ini sangat mengkhawatirkan.  Jika tidak segera diperbaiki maka sekitar 300 KK yang memiliki kebun di seberang desa terancam terisolir.

Jembatan gantung yang dibangun hasil swadaya SP 8 dibangun pada tahun 2007 yang lalu saat ini kondisinya sudah sulid dilalui oleh kendaraan bermotor karena kayu penyangga sudah kelihatan miring dan lantai jembatan yang terbut dari bamboo sudah sebagian kropos dan patah.

Kondisi kayu penopang jembatan ini pun saat ini mulai kropos, dilihat dari mata telanjang seluruh bahan pembuat jembatan ini berasal dari kayu dan bamboo, hanya kawat besi yang hanya menahan beban jembatan.”sebelum dibangun jembatan, masyarakat meyebrangi sungai ini dengan menggunakan rakit, namun pada tahun 2007 tersebut rakit penyebrangan terbalik dan menghanyutkan belasan orang dan 4 diantaranya meninggal dunia,”ungkap masyarakat setempat Heru (34) kepada Koran ini.

Setelah melihat kejadian tersebut masyarakat menjadi trauma menggunakan rakit dan ada inisiatif dari warga untuk membangun jembatan gantung ini. Dikatakan Heru jembatan ini dibangun dengan swadaya dan bahan-bahan guna pembangunan jembatan ini seluruhnya berasal dari kayu yang ada didaerah tersebut.”usia jembatan ini sudah memasuki umur ke 3 tahun dan kondisi jembatan ini kayu-kayunya sudah lapuk karena dimakan usia dan rayap,”jelasnya sembari mengharapkan Pemkab Mura agar dapat membangun jembatan permanan sebagai ganti jembatan ini.

Terkait dengan jembatan ini, Kepala desa SP8 Trikakarya Literz membenarkan jika kondisi jembatan ini sudah sangat mengkhawatirkan dan saat ini pihaknya secara swadaya ingin memperbaiki jembatan tersebut agar umur jembatan ini dapat bertahan.”secara kasat mata saja sebenarnya jembatan ini sudah tidak layak lagi digunakan, namun karena jembatan ini satu-satunya alternative penyebrangan maka mau tidak mau harus melalui jembatan ini guna menjual hasil perkebunan masyarakat,”jelasnya

Dikatakan kades, jumlah masyarakat yang dipastikan melewati jembatan ini sekira 300 KK yang keseluruhanya merupakan petani karet. Kades berharap agar Pemkab Mura tahun segera menganggarkan pembangunan jembatan gantung ini sehingga masyarakat tidak merasa was-was lagi jika melewati jembatan tersebut.”kalau bisa dalam APBDP 2009 pembangunan jembatan ini dapat dianggarkan, jika pun tidak tolong dapat dianggarkan pada tahun 2010 mendatang,”pukas Kades SP 8 ini sembari mengatakan dalam rentang waktu 1 tahun ini jembatan ini masih bisa digunakan kerana pihaknya bersama masyarakat dalam waktu dekat bergotong royong memperbaiki kerusakan jembatan.

http://beliti.co.cc

 

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 30 Maret 2009 19:28