Image Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Saya ucapkan selamat dan terima kasih atas selesainya redesain website ini, sebagai wujud upaya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas memberikan layanan informasi lebih komprehensif dan komunikatif, semoga bermanfaat bagi semua.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

H. Ridwan Mukti
Image 
 
Home Interaksi Pembangunan Rel KA dan PTL : Investor India dan Cina, Rencana Investasi 30 Triliyun

Login Anggota



Artikel Pengunjung

Pembangunan Rel KA dan PTL : Investor India dan Cina, Rencana Investasi 30 Triliyun
Ditulis oleh Arief Candra S Hut   
Selasa, 10 Juni 2008 01:30

Musi Rawas Sumsel,

Rencana pembangunan Rel Kereta Api (KA) dari kabupaten musi rawas ke Pulau Bai Propinsi Bengkulu bakal terwujud, pasalnya investor dari India dan Cina bakal menginvestasikan sebesar 3 M Dolar atau setara dengan Rp 30 Triliyun untuk pembangunan Rel KA, Pembangkit tenaga listrik dan Tambang Batu Bara. Demikian kata Bupati Musi Rawas H Ridwan Mukti, Jumad (16/5).


Dikatakan Ridwan, Pmbangunan rel KA ini, direncanakan tahun 2009 ini bakal terwujud.”kemarin saya komunikasikan hal ini kepada pemerintah propinsi bengkulu dan kepahiang serta sejang lebong, pihak mereka rencananya tahun ini juga akan melakukan pembebasan lahan untuk jalur KA.”ungkap Ridwan Mukti

Alasan Investor Cina dan India ini untuk membiayai jalur KA ini, dengan tujuan sebagai jalur transportasi atau pengangkutan batu bara ke Negara India dan Cina karena Negara ini untuk pembangkit tenaga listriknya dengan menggunakan energi batu bara.”Negara Cina dan India merupakan Negara yang paling banyak penduduknya,dan untuk tenaga listrik,ke dua Negara ini mekakai batu bara sebagai energi pembangkit tenaga listriknya. Melaihat potensi batu bara musi rawas yang cukup besar maka investor ke 2 negara ini berniat untuk mengekploitasi batu bara untuk dibawa ke cina dan India sebagai bahan enerti pembangkit tenaga listriknya.”jelas ridwan

Dilanjutkan Bupati Musi Rawas ini, saat ini musi rawas setelah dilakukan penelitian memiliki cadangan batu bara dengan kalori yang rendah sebanyak 2 milyar ton dan dipridiksi akan habis dengan ekploitasi maksimal selama 100 tahun.”analoginya kalau setiap tahunnya investor ini mengngkut batu bara sebanyak 20 juta ton/tahun maka dengan cadangan batu bara yang ada akan habis 100 tahun kemudian. Selama masa 100 tahun tersebut, infratruktur transportasi KA dan lainnya sudah sangat bagus sehingga walalupu nantinya Batu bara habis maka SDA lainnya akan lebih baik dari sekarang.”ujarnya

Dijelaskan Ridwan, Investor ini direncanakan akan membangun selain rel kereta api juga akan membangun pembangkit tenaga listrik dan tambang batu bara.”untuk menjalankan rel kereta api maka dibutuhkan listrik, untuk itu mereka juga akan membangun pembangkit listrik dengan demikian masyarakat juga akan merasakan dampaknya selainPendapatan daerah juga akan berpengaruh positif dengan ekploitasi tambang ini.”ujarnya

Direncanakan, kata bupati. Pembangunan Rel ini dilaksanakan sepanjang Sumber Batu Bara dikabupaten mura yakni Rawas Ilir dan Lakitan, dari sini rel kereta akan didangun menuju ke Terminal Peti Kemas di Durian Remuk, selanjutnya akan tembus ke Desa Lubuk belimbing II kecamatan Sindang Beliti Ilir dan langsung ke Pulau Bai.”MoU dengan investor ini direncakana ketika kunjungan presiden RI ke Kabupaten Mura akhir Juli ini. Yang jelas kita susun dulu rencananya.”demikian kata Ridwan mukti.(Candra/Radar Pat Petulai)

Terakhir Diperbaharui pada Sabtu, 14 Juni 2008 05:28